Jakarta –

Kebakaran terjadi di sebuah toko material yang berada di Jalan Siliwangi, Cianjur, Jawa Barat. Tiga orang dikabarkan masih terjebak di lokasi. BANDACERUTU4D.COM

Dilansir detikjabar, Rabu (17/1/2024), tiga orang itu terdiri dari dua orang laki-laki dan satu orang perempuan. Satu korban diduga berada di musala dan dua orang lainnya belum diketahui keberadaannya.

“Untuk satu orang kemungkinan ada di mushola, karena saat kebakaran dia sedang salat. Sedangkan yang dua lainnya belum kita ketahui keberadaannya,” ujar Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur Tedi Artiawan.

Baca juga: . BANDACERUTU4D.COM

Ledakan Terdengar di Toko Material Cianjur, Api Terus Berkobar

Tedi mengatakan petugas masih melakukan evakuasi terhadap ketiga korban. Musala yang diduga terdapat satu orang korban juga tengah disambangi. . BANDACERUTU4D.COM
“Masih kita cari akses masuknya yang memang sudah tidak tertutup api. Kita berusaha secepatnya masuk dan mengevakuasi korban. Kita berharap ketiga korban korban yang masih terjebak berhasil selamat,” kata dia. . BANDACERUTU4D.COM


Sementara itu, Agus (42) salah satu keluarga korban mengatakan sempat berhasil menghubungi nomor handphone korban bernama Farhan. Menurutnya korban sempat mengangkat teleponnya pada pukul 22.30 WIB. Namun saat ditanya keberadaan dan kondisinya, korban tidak menjawab.
Baca juga: . BANDACERUTU4D.COM

Mobil BMW Terbakar di Mal Jakpus karena Mesin Overheat, Kini Sudah Padam

“Tadi sempat berhasil tersambung, ditelepon diangkat oleh adik saya (Farhan). Tapi hanya ngomong ‘ah’. Ditanya di mana posisi, tidak menjawab. Kemudian mati lagi teleponnya,” ungkap dia.

Kebakaran di toko material itu terjadi mulai pukul 16.15 WIB. Pantauan detikJabar pada pukul 21.00 WIB api di bagian depan toko material berhasil dipadamkan. Petugas mulai berusaha memadamkan api di bagian dalam toko.

. BANDACERUTU4D.COM
Simak selengkapnya di sini

. BANDACERUTU4D.COM

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

By admin99

Leave a Reply

Your email address will not be published.