Kasus Jessica Kumala Wongso dan Mirna Salihin perihal kopi sianida kembali menjadi pembicaraan setelah Netflix menayangkan film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.

Tak hanya menarik kembali atensi pakar yang dihadirkan dalam beberapa podcast, tidak sedikit juga para artis yang menyinggung perihal masalah ini. Seperti yang dilakukan Cinta Kuya dalam sebuah video.

Anak sulung Uya Kuya dan Astrid Kuya ini memberikan reaksinya ketika menonton dokumenter tersebut bersama sang ayah dan adiknya.

Uya Kuya membagikan cuplikan reaksi Cinta terhadap kasus Jessica Wongso tersebut melalui akun TikTok-nya.

“Itu enggak relevan,” kata Cinta berulang kali yang diucapkannya dalam bahasa Inggris.

Omongannya Enggak Masuk

Di video tersebut, cuplikan dokumenter menampilkan pertanyaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum tentang kedatangan turis. Lantas, Cinta pun menyampaikan opininya terkait potongan film itu.

“Mereka kan lagi ngomongin kasus Jessica dan Mirna. Mereka enggak lagi ngomongin Beng Beng Ong, kayak itu enggak relevan. Enggak masuk itu,” komentarnya.

Masuk Jurusan Hukum

Komentar Cinta tersebut mendapat respons dari sang ayah. Dia bahkan menyarankan Cinta untuk masuk jurusan hukum yang langsung ditepis olehnya.

“Enggak deh (kuliah hukum). (Mau jadi) sutradara yang bikin film, yang menggambarkan kebenaran,” kata Cinta Kuya.

Indra Keenam

Tidak sedikit warganet justru menyinggung perihal indra keenam Cinta Kuya atas reaksinya terhadap kasus Jessica – Mirna tersebut. Pasalnya, banyak yang mengetahui keahlian Cinta Kuya itu sejak dia kecil.

Cinta kan punya six sense 😂 pasti dia tauu siapa pelakunya hahaha bagus cinta,” kata pemilik akun @kimtan_eh****.

Cinta Kuya biar masih muda tapi pinter banget pemikiran kalo menurut gue,” sambung pemilik akun @ipege***.

nah cinta kuya kan bisa lihat masa lalu org kan…gimana cinta menurut mu ?” timpal akun @luci_pringgo***.

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot#promojudi#slotgacor#slotonline

By admin99

Leave a Reply

Your email address will not be published.