Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat menekan sejumlah negara seperti Belanda, Jerman, Korea Selatan, dan Jepang untuk memperketat aturan ekspornya ke China, tepatnya terkait teknologi pembuatan chip.
Hal ini dilakukan Negeri Paman Sam untuk membatasi ekspor bahan kimia spesial yang dibutuhkan untuk memproduksi chip ke China, termasuk photoresist, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Senin (11/3/2024). cerutu4dterpercaya.com

Selain itu Pemerintah AS pun memaksa Belanda untuk menyetop ASML — perusahaan asal Belanda — untuk melayani dan memperbaiki peralatan pembuat chip untuk klien-kliennya yang berasal dari China, yang sebelumnya sudah sempat membeli peralatan pembuat chip sebelum pembatasan ekspor diterapkan.cerutu4dterpercaya.com

Dihajar AS, Industri Chip China Bakal Tertinggal 10 Tahun
Permintaan Pemerintah AS ini tak langsung diiyakan oleh Belanda dan Jepang. Mereka mengaku mau menganalisa dampak yang bisa muncul jika permintaan tersebut dipenuhi.

Informasi-informasi ini didapat Reuters dari sumber yang tak disebutkan namanya. Sementara pihak pemerintahan negara-negara yang dimaksud tidak mau berkomentar soal ini.

Alasan pembatasan penjualan peralatan dan teknologi pembuatan chip ini dilakukan AS untuk membatasi perkembangan teknologi militer China.

cerutu4dterpercaya.com
Di sisi lain, Pemerintah China pun tak tinggal diam terkait masalah ini. Mereka saat ini tengah mengumpulkan dana hingga USD 27 miliar untuk mengakselerasi perkembangan teknologi pembuatan chip mereka. Tujuannya? Tentu saja untuk melawan berbagai sanksi yang dikenakan oleh Pemerintah AS.

Permasalahan pembuatan chip ini belakangan makin memanas, terutama setelah terungkap kalau Huawei — lewat SMIC — memproduksi chip 7nm menggunakan peralatan yang dibeli dari dua perusahaan asal AS, yaitu Applied Materials Inc dan Lam Research Corp yang berasal dari California, AS.Jelajahi partner-sponsored Glasses kami, dengan beragam pilihan untuk memenuhi setiap selera dan anggaran, tersedia untuk dibeli secara online

Menurut laporan Bloomberg, SMIC memproduksi chip tersebut menggunakan mesin-mesin dari Amerika, yang dibeli sebelum mereka terkena sanksi dari pemerintah AS pada Oktober 2022.

Baca artikel detikinet, “‘Perang’ Chip AS vs China Makin Panas” selengkapnya https://inet.detik.com/cyberlife/d-7236696/perang-chip-as-vs-china-makin-panas.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

toto togel
toto togel
situs togel
bandar toto
situs togel
situs togel
toto togel
situs togel
bento4d
bento4d
jacktoto
jacktoto
pam4d
pam4d
situs togel
toto togel
bet togel

By admin99

Leave a Reply

Your email address will not be published.